Senin, 16 September 2013

Perjumpaan Dan Perpisahan Dengan Bidadariku

Sebelum ku mulai bercerita tentang bidadariku , aku ingin menyanyikan lagu yg biasa kita nyanyikan bersama , lagu favorit si dia :’)  lagu yg semua lirik nya mewakilkan perasaan ku padamu :’)

Seandainya kau ada disini denganku
Mungkin ’ku tak sendiri
Bayanganmu yg selalu menemaniku
Hiasi malam sepiku
Kuingin bersama dirimu
kutak akan pernah berpaling darimu
walau kini kau jauh dariku
‘kan slalu kunanti
karena kusayang kamu
ku berjanji hanyalah untukmu cintaku
takkan pernah ada yang lain
adakah rindu dihatimu seperti rindu yang kurasa
sanggupkah ku terus terlena
tanpamu disisiku
ku kan slalu menantimu
({})











Ini adalah sepenggal kisah perjalanan hidupku tentang seorang wanita malaikat yang pernah ada di hidupku yang dengan bodohnya aku sia sia kan aku sakiti dan lukai dan sekarang dia telah tiada , dan aku pun terlambat untuk menyadari dan memintaa maaf kepada dirinya :’)




Kisah ini telah lama sekali sekitar 4 tahun yang lewat , tapi rasanya baru kemarin kita bertemu :’) ,  oh iya selamat ulang tahun buat kamu yg ke 19 di bulan maret kemarin sayang aku sudah tidak bisa bertemu kamu lagi  . J




Kisah ini di mulai ketika aku duduk bersama teman-teman ku di tangga mesjid komplek aku , percakapan pun di mulai antara aku dan temanku  “hei ada nomer cewek cantik kk kelas aku di smp ada yg mau” kata temanku, waktu mendengar itu aku sontak langsung tertarik ,, akhirnya aku pun di beri  nomer hp si cewk itu,, aku masih ingat sekali sms pertamaku ke dia “hai” sapaku pesan singkat awal perkenalan ku denganya , tanpa menunggu lama akhirnya dia membalas sms aku dengan “Hai juga , ini siapa ya ? ketemu nomerku darimana”   dengan polosnya pun aku menjawab “hamba ALLAH , ketemu dari tutup botol” dan obrolan kami terus berlanjut hingga kami memutuskan untuk bertemu .




Kami memutuskan untuk bertemu di sebuah warnet di daerah dekat komplek aku (Maklum dulu masih suka nge NET) si dia pun lebih dulu menuju warnet dari aku ,, maklum rumah dia lebih jauh dari rumah aku , saat dia sms dia sudah sampai di warnet akupun bingung bagaimana caranya aku kesana mau naik motor ga bisa terus ga di bolehin orang tua , maklum dulu  masih kelas 3 masih kecil J , akhirnya aku meminta bantuan teman ku dekat rumah agar mau mengantarku naik motor , tau ga pas aku bilang mau ketemuan sama cewe itu temen-temen ku berebuat mau ikut  hha ,, kami pun berangkat 1 motor 3 orang (untung dulu badan masih kecil-kecil) ,kami pun sampai di  warnet ,aku ingat sekali di BOX 3 (bilik warnet nomer 3) kami bertemu , .



Nah disinilah awal pertama mata kami saling menatap , momen paling membahagia kan di hidupku bertemu dengan seorang malaikat , Wajah nya begitu manis , rambutnya ikal lurus , alis yg tebal , mata yg tajam ,hidung yg mancung  persis seperti wanita arab (karena dia keturunan arab) rasanya aku tak ingin berhenti menatapnya walau setengah detik pun hhe ,, dengan sweater hijau panjang membukus tubuhnya serta celana jeans biru langit semakin menanmbah indah dirinya :’) ,, aku pun terbuai akan indahnya dirinya sampai suara lembut penuh kasih menyadarkan diriku dari lamunan indahku “Kamu bowo” katanya dengan lembut “i .. i .. ii ya” balasku dengan gugup .

 dan kami pu mulai mengobrol di dalam box warnet (di dalam box warnet kami ber 3 bukan berduaan aku,dia, dan temanya cewe satu orang) kami mengobrol banyak hal dari mulai sekolah,alamat rumah,cerita mantan,cerita bagaimana persiapan ujian (maklum kelas  pada saat itu kami sama-sama kelas 3 smp)  semakin lama kami mengobrol  dan semakin akrab lah aku dengan dirinya ,



nah disinilah benih-benih cinta mulai tumbuh di hatiku , namun pikiriku  “ah sepertinya sungguh tidak mungkin aku bisabersama dengan wanita sesempurna dirinya dia itu cantik,manis,putih,pintar,dari anak keluarga berada berada , sedangkan aku ke warnet saja numpang naik motor  teman aku,sudah hitam,rambut keriting” namun hati kecilku menguatkan ku “kalau dia memang untuk mu pasti dia mau” ,tanpa terasa hari sudah mula senja dan kami memutuskan untuk pulang .



Sesampainya di rumah pun aku masih memikirkan dirinya masih merasakan harum tubuhnya di jaket ku dan masih bisa membayangkan senyuman manisnya  Sungguh sebuah tanya yg terindah bagaimana dia mrengkuh sadarku :’) ,, 



Setelah pertmuan kami yg pertama , kami pun semakin akrab ntah sudah ribuan sms yg aku kirim ke di dan berapa puluh jam ku habiskan untuk menelpon dirinya, hari-hari ku penuh candaan dengan dirinya ,.




Hari itu tepat  tanggal 13 januari 2009 aku memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaan ku padanya (kalau anak muda sih bilangnya “nembak”)

Bersambung .. :’)


Nanti bakalan di upload ko sambungan ceritanya ^.^





Tidak ada komentar:

Posting Komentar