Sabtu, 29 Maret 2014



Nah sekarang aku bakalan meneruskan cerita kebodohan diriku di masa lalu yang ku harap kalian yang membaca blog ini tak pernah melakukan kesalahan seperti aku kepada orang yang kalian cintai :)

Hmmmmm hari ini tepat 29 Maret 2014 lebih 1 hari di ulang tahun mu kemarin , Selamat ulang tahun yang ke 20 ya udah tambah tua ya sekarang pasti tambah dewasa terus makin cantik, Aku disini hanya bisa men do’a kan mu dari jauh karena ku tak tau lagi dirimu ada dimana dan sudah menghilang tanpa jejak dari dunia ku. Tapi ku tak pernah mempermasalahkan itu Aku memang sangat tak pantas untuk bertemu dengan mu lagi Aku pun ikhlas dngan semua ini .

Maaf diralat bahwa aku nembak dia tanggal 12 Januari tepat malam sebelum tanggal 13 .
Hmmm rasa ku hati ku fikiranku pada malam itu tak karuan namun selalu terberit di hatiku satu keyakinan bahwa dirinya akan menerima cinta ku ,
Dan akhirnya Jawaban yang ku tunggu pun keluar dari bibir indahnya bahwa dia menerima cintaku, Ahh betapa bahagia diriku saat itu bisa memiliki wanita secantik dan sindah dirinya .
Sungguh aku bahagia , Dia sungguh indah dan dia yang slama ini kunanti dan dia slalu ada untukku ,,
Betapa ku mencintai dan menayangi dirinya pada saat itu dan ku tak ingin kehilangan dirinya , Hari – haripun terus berlalu dan kami masih terus bersama selalu tulus menyayangi dia begitu baik hati dan perhatian terhadapku.
Aku masih ingat saat kita Ujian Nasional SMP dulu bagaimana dirimu begitu banyak membantuku dirimu masih saja menyematkan waktu untuk sms jawaban ke diriku walau ku tau dirimu juga sibuk dengan soal ujian, Terimakasih ya waktu itu dirimu banyak membantu ntah bagaimana kalau aku tak mendapat sms jawaban darimu mungkin nilai Ujian akhir ku akan jeblok dan tak mungkin kita bisa satu sekolah  di SMK 
Akhirnya cerita ini sampai di penghujung dunia SMP , Singkat cerita kami lulus dengan nilai yang cukup memuaskan bagiku dan nilai si dia jauh lebih tinggi dari aku namun hebatnya si dia tak pernah menyombongkan semua itu ,
Setelah pengumuman kelulusan kami mendaftar untuk masuk SMA , pada waktu pendaftaran dia juga yang banyak memberikan ku masukkan dan saran untuk memilih SMA mana yang hendak ku pilih , Pada saat itu aku sungguh tak tau harus masuk SMA mana dan akhirnya fikirku aku hanya ingin satu sekolah denganya tak ingin berpisah lagi seperti waktu SMP , akhirnya akupun menetapkan pilihanku untuk masuk SMK dengan jurusan multimedia dan itupun karena dia yang memilih jurusan itu dan bukan inisiatif dariku, pendaftaran waktu itu sistemnya online , kalau tidak salah kita bisa memilih 3 sekolah dalam 1 kali mendaftar ,, tentu saja aku bingung harus memilih 3 sekolah sedangkan aku masih buta sekali dengan sekolah-sekolah SMA atau SMK di kota ku ini , akhirnya aku menunggu dia lagi yang memilih sekolah baru aku yang menulis , Pilihan pertama ku jatuh di Smk 1 jurusan multimedia namun karena nilai ujian ku tak cukup untuk nilai minimal masuk disana aku mengurungkan niat ku untuk memilih jurusan itu .